VPAT Regional Veterinary Congress 2008

Tanggal 27-30 April 2008, aku mendapat kesempatan untuk berangkat ke VPAT Regional Veterinary Congress 2008 (untuk kedua kalinya !!). Dibandingkan tahun lalu, kongress kali ini banyak pesertanya. Pada tahun 2007, hanya aku sendiri, dokter hewan dari Indonesia yang menghadiri acara ini. Penasaran? Ternyata aku ketemu salah satu adik kelasku yang mewakili Yayasan Yudistira, itu loh Yayasan Welfare di Bali.. Namanya drh. Rina..

TAhun ini ada sekitar 20 dokter hewan dari Indonesia yang menghadiri acara ini.  CUkup banyak ya.. Yang pasti, aku tidak celingak-celinguk sendiri. Karena banyak yang menemani, tentu saja pas acara jalan-jalan di kota Bangkok. No more lonely..

 

Pada hari pertama, hanya ada 2 kelas besar yang bisa kita ambil. Yang pertama, mengenai diagnosa laboratorium dan yang kelas lainnya adalah mengenai How to Set Up Cat Friendly Practice. Aku ambil kelas yang kedua. Karena cita-citaku, tanpa pandang bulu hewan adalah punya tempat praktek sendiri. Selain itu sifat kucing yang unik, membuatku tambah penasaran dengan si meong.

Apa yang bisa aku ambil dari materi kelas ini:

1. Buatlah kucing senyaman mungkin saat pemeriksaan

2. Jika memungkinkan, pisahkan antara ruang untuk anjing dan kucing untuk mengurangi stres si mpus

3. Obat-obatan si Mpus, harus sangat diperhatikan. Karena si Mpus lebih sensitif dan withdrawal time obat di tubuh Mpus lebih lama..

4. Hmm… banyak banget… Jika ada yang tertarik lebih jauh, bisa berdiskusi dengan denganku.. atau bisa sharing pas Feline Discussion Club

Seminar 3 hari yang lain, juga bagus. Banyak pembicara dari UK, Aussie yang membagikan ilmunya. Favoritku, tentu saja Prof. Danielle Gun-Moore… Sangat menarik terutama pembahasan mengenai penyakit si Mpus seperti Upper Respiratory Disease. . Dia menjelaskan dengan detail dan menarik.. 

Selain itu tentu saja penjelasan mengenai Drug Theraphy dan Drug adverse reaction oleh Dr. Jill Madisson. Membuatku segera membeli bukunya yang berjudul “Small animal Pharmacology”. Untuk para kolega dokter hewan dan adik-adik kelasku, coba deh baca buku ini. Terutama yang berminat jadi praktisi hewan kecil. Penjelasannya sangat mudah dicerna. Membuat kita mengerti mengenai cara kerja obat di tubuh hewan.

Aku juga membeli buku “Feline Medicine”, kitabnya untuk mengetahui seluk beluk penyakit kucing secara sistematis..

I wish I can attend this congress next year. But, I really wish, we can make International Small Animal Congress di Indonesia.. at least tingkat Regional..  

Ungkapkan pendapat Anda